Most Popular
This Week
Uskup Keuskupan Timika Resmikan "Auki Tekege" Sebagai Tokoh Gereja di Wilayah Meepago
AUKI TEKEGE, Pimpinan Gereja Katolik Keuskupan Timika menetapkan Auki Tekege, seorang tokoh masyarakat Suku Mee di Modio-Mapia, sebagai...
MARAKNYA KEKERASAN ANGKATAN BERSENJATA DI PAPUA; INI FOTO-FOTONYA
PELANGGARAN HAM DI PAPUA PELANGGARAN HAM DI PAPUA ...
Popular Posts
Latest Stories
What is new?
Comments
What They says?
Mahasiswa Akper Nabire PKL di Bandung dan Jakarta
![]() |
| Akper Nabire :Foto Ancotex/ Moyai kedee |
Puluhan mahasiswa dan mahasiswi yang kuliah di kampus Akademi Keperawatan (Akper) Nabire, Papua, jurusan kebidanan, saat ini sedang mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Rumah Sakit Jaya Giri, Kecamatan Jaya Giri, Kabupaten Lembang, Jawa Barat.
“Sebelum kami diberangkatkan dari Nabire ke tanah Jawa, kami juga diwajibkan untuk membayarkan uang denda sebesar Rp 20 juta per/orang untuk melengkapi kekurangan-kekurangan sekunder, termasuk uang ongkos pulang-pergi,” jelas Frederika Badii, salah satu mahasiswi jurusan kebidanan, Jumat (24/5/2013).
Badii menceritakan, setelah ia dan teman-temannya tiba di Jakarta, mereka langsung dibagi dalam dua regu sesuai dengan masing-masing bidang jurusan.
“Kami yang jurusan kebidanan prakteknya di Jawa Barat dengan jumlah peserta praktek 42 peserta, sedangkan jurusan keperawatan mereka proktek di Jakarta pusat,” kata Badii
“Kami sangat bangga dengan adanya PKL ini, karena kami menimbah ilmu secara mendalam melalui metode pelayanan sesunggunya, agar supaya nantinya kami akan kembali mengabdi bersama masyarakat Papua,” tambahnya.
Badii melanjutkan, setelah menimbah
ilmu di Bandung, ia bersama teman-temannya akan kembali mengabdi untuk
masyarakat Papua, baik yang berada di pesisir Papua, maupun di daerah
pegunungan.
Kerja sama antara kampus Akper Nabire dengna rumah sakit di Bandung,
maupun di Jakarta berjalan selama 1 bulan, setelah itu mahasiswa akan
kembali ke daerah asal mereka di Nabire. By ( Ancotex/ Moyai kedee )
About Unknown
Adds a short author bio after every single post on your blog. Also, It's mainly a matter of keeping lists of possible information, and then figuring out what is relevant to a particular editor's needs.



Tidak ada komentar: